English English   Indonesia Indonesia
Organic ShoppingOrganic Producers Green HomeEco PropertiesEco/GreenOrganic DistributionOrganic Farm SuppliesOrganic NewsOrganic NGOOrganic EducationSuperstarsContributing Writers
Find us on Facebook

Pertanian Sayur Organik Indonesia Kesulitan Akses Pemasaran - GatraNews
Last modified: 2014-11-03 18:49:10

Pemasaran dan pengembangan sayur organik lokal terkendala oleh pasokan air yang minim akibat musim kemarau dan cukup tingginya modal tanam dibandingkan dengan menggunakan pupuk kimia, demikian Lembaga Bina Desa.

Lembaga Bina Desa kesulitan memasarkan sayur mayur organik lokal karena produksi sayur petani yang terbatas. "Saat ini, hasil sayur petani seperti cabai, kentang, kol, terong, tomat, bawang merah dan sayuran organik lainnya masih kurang, minat petani mengembangkan sayuran organik masih sedikit karena biaya tanam cukup tinggi dibandingkan menggunakan pupuk buatan," kata Kepala Bidang Kelembagaan Bina Desa, Naning Baeti di Jakarta, Rabu (8/10)

Selain itu, produksi sayur mayur organik ini berkurang karena cuaca panas selama musim kemarau yang menyebabkan petani kesulitan mendapatkan air untuk menyirami tanaman sayur.

"Kami hanya memasarkan hasil pertanian organik, karena lebih menyehatkan masyarakat dibanding menggunakan pupuk pertisida," ujarnya seperti dikutip dari Antara.

Saat ini, produksi sayur petani hanya cukup untuk dikonsumsi sendiri dan pasar tradisional di daerah asal sayur tersebut. "Kami hanya memasarkan beras petani karena produksi yang memadai untuk memenuhi permintaan pasar tradisional, moderen dan rekanan kerja," ujarnya.

Untuk meningkatkan produksi sayur mayur organik ini, pihaknya terus meningkatkan pemahaman petani untuk menggunakan pupuk kompos, karena sayur yang dihasilkan lebih sehat, biaya pengelolaan lebih murah dibanding menggunakan pupuk buatan yang tinggi.

"Selama ini, petani menilai modal tanam menggunakan pupuk organik cukup tinggi dibandingkan menggunakan pupuk kimia," ujarnya. Padahal, lanjutnya, menggunakan pupuk organik lebih murah dan produksi sayuran lebih banyak dibanding menggunakan pupuk kimia. Pupuk organik ini juga sangat baik untuk kesuburan tanah pertanian, sehingga mengurangi biaya pengelolaan petani dalam menyuburkan lahan pertaniannya.

"Kami terus mendorong petani, agar mereka beralih menggunakan pupuk organik, sehingga mereka mudah meningkatkan hasil sayur mayur dan kesejahteraan keluarganya," ujarnya.

Dani Hamdani Sumber 08 Oktober 2014

Keywords: Indonesia,organik,pemasaran,pengembangan,kemarau,modal besar,pasar tradisional,lebih murah
Advertise here - contact Indonesia Organic
Harga iklan listing dan banner efektif untuk website www.indonesiaorganic.com sebagai berikut