English English   Indonesia Indonesia
Organic ShoppingOrganic Producers Green HomeEco PropertiesEco/GreenOrganic DistributionOrganic Farm SuppliesOrganic NewsOrganic NGOOrganic EducationSuperstarsContributing Writers
Find us on Facebook

Manfaat Eceng Gondok Jadi Pupuk Organik - Galamedia.com
Last modified: 2014-08-05 21:09:04

Manfaat Eceng Gondok Jadi Pupuk Organik

Ketua Bidang Lintas Lembaga dan Kemitraan Dewan Pimpinan Pusat Komunitas Pohon Indonesia (DPP KPI), Koko K.R. Anggapradja mengatakan, eceng gondok yang tumbuh di danau atau kolam, sangat besar manfaatnya. "Eceng gondok dapat dimanfaatkan menjadi pupuk organik untuk menyuburkan tanaman dan perbaikan unsur hara tanah," kata Koko kepada "GM" di Rumah Makan Sari Rasa Jalan Raya Nagreg, Desa Citaman, Kec. Nagreg, Kab. Bandung, Kamis (12/6).

Menurut Koko, ia memanfaatkan eceng gondok untuk pupuk organik dari Situ Bagendit Kab. Garut.

"Situ Bagendit yang luasnya 120 hektare tertutup eceng gondok. Sekitar 50 hektare eceng gondok sudah dibersihkan pemerintah dan warga," kata Koko.

Dikatakan, eceng gondok yang diambil dari Situ Bagendit digunakan untuk bahan baku pupuk organik. "Pupuk organik dari eceng gondok itu selain menyuburkan tanaman, juga memiliki nilai ekonomis," katanya.

Menurutnya, pupuk organik sangat penting, apalagi banyak petani yang bergantung pada pupuk anorganik. "Padahal, pupuk anorganik mengandung zat kimia yang mengurangi kesuburan," ujarnya.

Tanah yang menggunakan pupuk anorganik, tambahnya, semakin keras dan kurang subur. "Sudah puluhan tahun petani terus dibohongi dengan pupuk anorganik yang mengandung zat kimia. Padahal, pupuk tersebut kurang bagus untuk kesuburan tanah," katanya.

Karena itu, ia mendorong para petani untuk menggunakan pupuk organik, seperti mendaur ulang eceng gondok. Untuk membuat pupuk organik dari eceng gondok, pihaknya memberikan mesin/peralatan untuk pembuatan pupuk tersebut, sehingga warga tinggal mengerjakannya. Ia melakukan gerakan tersebut karena Indonesia merupakan negara yang subur dan kaya raya.

Menurutnya, warga bisa memanfaatkan lahan dan pekarangan rumah untuk bercocok tanam. "Jangan sampai harga cabai Rp 100.000. Kalau kita memanfaatkan pekarangan rumah menanam cabai, masa kita harus beli cabai yang harganya mahal," sindirnya.

Koko mengatakan, akhir-akhir ini kondisi ekonomi masyarakat terancam dan selalu diguncang krisis pangan. Hal itu salah satunya dipicu kerusakan alam atau lingkungan.

13 Juni 2014 Source

Keywords: Indonesia,organik,pupuk,pupuk organik,Manfaat Eceng Gondok Jadi Pupuk Organik,DPP KPI,Anggapradja,bahan baku
Advertise here - contact Indonesia Organic
Harga iklan listing dan banner efektif untuk website www.indonesiaorganic.com sebagai berikut