English English   Indonesia Indonesia
Organic ShoppingOrganic Producers Green HomeEco PropertiesEco/GreenOrganic DistributionOrganic Farm SuppliesOrganic NewsOrganic NGOOrganic EducationOrganic CertificationFair TradeGovernmentVolunteering in IndonesiaTAKE ACTIONContributing WritersExchange Links

Indonesia News

PUPUK ORGANIK - ORGANIC FERTILIZER (dua bahasa - two languages)
Last modified: 2010-04-02 20:34:23

PUPUK ORGANIK - ORGANIC FERTILIZER (dua bahasa - two languages)

Pupuk organik merupakan pupuk yang terbuat dari bahan-bahan alami yang dapat diperbaharui, didaur ulang, dan dirombak dengan bantuan microorganisme dekomposer seperti bakteri dan cendawan menjadi unsur-unsur hara yang dapat diserap oleh tanaman. Proses perombakan bahan organik menjadi pupuk organik itu dapat berlangsung secara alami atau buatan.

Penggunaan pupuk organik dalam proses budidaya tanaman sudah dilakukan sejak dulu oleh nenek moyang kita, baik secara sengaja seperti pemanfaatan kotoran ternak/pupuk kandang atau secara tidak sengaja, yaitu adanya seresah yang tertimbun dan akhirnya menjadi humus. Proses alami yang terjadi sebagai anugrah, terus dipelajari dan dilaksanakan pengembangan teknologi sehingga prosesnya menjadi lebih cepat bila dibandingkan berjalan murni secara alami. Bukan suatu teknologi yang tertinggal apabila kita meninjau kembali adanya komponen-komponen organik sehagai bahan bahan yang dapat membantu memperbaiki ekosistem pertanian, justru merupakan suatu tantangan dan kewajiban bagi kita untuk memperbaiki kerusakan-kerusakan yang telah terjadi. Adanya pengolahan dan pengembalian sisa-sisa tumbuhan dan bahan organik lainnya menjadi substrat penyusun tanah dengan cara pembuatan pupuk-pupuk organik, adalah langkah yang mulia dalam proses kehidupan manusia.

Penambahan pupuk organik pada sistem pertanian organik adalah sangat penting karena dapat memperbaiki sifat fisik tanah (stuktur dan tekstur tanah), sifat kimia tanah (sumber paling utama tersedianya hara tanah, karena unsur hara yang terkandung jenisnya lengkap), juga dapat dapat memperbaiki sifat biologi tanah (media hidup mikroorganisme tanah yang bermanfaat).

Secara umum Peranan/Fungsi Pupuk Organik, adalah sebagai berikut :

· Meningkatkan kemampuan tanah menjerap air

· Meningkatkan kemampuan tanah menjerap nutrisi

· Memperbaiki aerasi tanah

· Sumber unsur hara tanaman yang lengkap

· Sumber energi dan media hidup mokroorganisme tanah

· Memperbaiki warna tanah

Pupuk organik dapat berupa pupuk cair dan pupuk padat. Pupuk cair biasanya berupa air saringan dari pupuk padat, dimaksudkan agar penggunaannya lehih mudah tidak mengandung kotoran dan sekaligus untuk menjaga kelembaban tanah. Pupuk padat dapat berupa pupuk hijau, pupuk seresah, kompos, maupun pupuk kandang. Kesemuanya adalah berpengaruh positif terhadap tanah, jika pemberiannya setelah pupuk itu matang.

PUPUK ORGANIK PADAT (KERING)

1. Pupuk Hijau

Pupuk hijau merupakan pupuk yang bahannya berasal dari tanaman atau komponen tanaman yang dibenamkan ke dalam tanah. Jenis tanaman yang banyak digunakan dan memang lebih baik kualitasnya dibanding tanaman lain adalah jenis/familia Leguminoceae. Jenis tanaman tersebut mengandung unsur hara yang lehih baik, terutama unsur Nitrogen dibanding tanaman lain. Jenis tanaman leguminosa mempunyai daya serap hara yang lebih besar dan mempunyai bintil akar. Di dalam metabolismenya bersimbiosis dengan bakteri

Rhizobium yang dapat mengikat unsur nitrogen dari udara.

Keuntungan yang didapat jika menggunakan pupuk hijau :

a. Mampu memperbaiki struktur dan tekstur tanah serta infiltrasi air.

b. Mencegah adanya erosi

c. Sangat bermanfaat pada daerah-daerah yang sulit dijangkau untuk suplai pupuk anorganik.

d. Manfaat lain spesies pupuk hijau dapat dijadikan sebagai pakan ternak, kayu bakar bahkan sebagai makanan manusia.

Syarat-syarat tanaman pupuk hijau yang akan di pilih adalah sebagai berikut :

· Menghasilkan banyak biomas.

· Dapat menekan dan mengendalikan gulma.

· Prosentase produksi daun lebih besar dari pada bagian yang berkayu.

· Mempunyai kemampuan kemampuan mengikat nitrogennya tinggi dan melepaskan nutrisi pada tanah.

· Berumur pendek, cepat tumbuh, mempunyai kemampuan megakumulasi hara.

Tanaman yang berfungsi sebagai pupuk hijau, selain tanaman kacang-kacangan/polong-polongan, jenis rumput-rumputan (rumput gajah ), dan Azolla juga baik sebagai bahan pupuk hijau. Tanaman pupuk hijau yang cocok ditanam pada lahan pematang tanaman padi maupun lahan-lahan yang kosong, sedangkan Azolla adalah merupakan jenis tanaman pakuan air yang hidup di perairan. Seperti halnya tanaman leguminosae, Azolla mampu menambat N2 udara karena berasosiasi dengan sianobakteri (Anabaena azollae) yang hidup di dalam rongga daun Azolla. Menurut Khan (1983), kemampuan Azolla mengikat N2 dari udara berkisar antara 400 - 500 kg N/ha/tahun. Azolla berkembang Sangat cepat dan dapat menghasilkan biomassa sebanyak 10-15 ton/ha dengan C/N ratio 12 - 18, sehingga dalam waktu satu minggu Azolla telah terdekomposisi dengan sempurna.


Fertilizer an organic fertilizer made from natural ingredients that can be renewable, recyclable, and reorganized with the help of microorganisms decomposers such as bacteria and fungi into the nutrient elements can absorbed by plants. Reform process organic materials into organic fertilizers that can occur in natural or artificial.

Use organic fertilizers in the cultivation process was done long ago by our ancestors, either intentionally, such as the use of manure / fertilizer cages or by accident, namely the existence of buried litter and eventually becomes humus. Natural process that occurs as a grace, continue to studied and implemented in developing technology so that the process becomes more runs faster than pure naturally. Not a technology that left behind when we revisit the existence of organic components sehagai ingredients that can help improve agricultural ecosystems, it is is a challenge and an obligation for us to improve damages that have occurred. The existence and returns processing the remains of plants and other organic material into the soil substrate compiler by way of making organic fertilizers, is a noble step in process of human life.

Increase organic fertilizers in organic farming systems is very important because it can improve soil physical properties (structure and texture of the soil), soil chemical properties (Ultimate source of soil nutrient availability, because the nutrients contained complete type), can also improve soil biological properties (media live beneficial soil microorganisms).

In Public Role / Function of Organic Fertilizer, are as follows:

· Increase ability to absorb soil water

· Increase ability to absorb soil nutrients

· Fix soil aeration

· Source element complete plant nutrients

· Energy sources mokroorganisme land and live media

· Fix soil color

Organic fertilizers can be a liquid fertilizer and solid fertilizer. Fertilizer usually in the form of liquid water filter from the solid fertilizer, aimed to make lehih easy to use do not contain impurities and simultaneously to maintain soil moisture. Fertilizers can be either solid green manure, fertilizer, litter, compost, as well as manure. All this is a positive influence on land, if administered after the fertilizer was ripe.

ORGANIC FERTILISER SOLID (DRY)

1. Green Manure

Green manure is a fertilizer derived from material plants or plant parts are buried in the ground. Type of plant which are widely used and are better quality than any other plant is the type / Leguminoceae familia. Type of plant nutrients they contain which lehih good, especially compared to other plant nitrogen element. Legume crops absorption of nutrients which have larger and has a nodule. In symbiosis with the bacterial metabolism

Rhizobium that can bind nitrogen from the air.

A benefit if the use of green manure:

a. Capable of improving soil structure and texture and water infiltration.

b. Prevent erosion

c. Very useful in difficult areas reach for the supply of inorganic fertilizer.

d. Another benefit can be used as green manure species as fodder, firewood and even as human food.

Terms of green manure crops which will be in select are as follows:

· Produce a lot of biomass.

· Can suppress and control weeds.

· Percentage greater leaf production than in the woody parts.

· Have ability ability to bind and release high nitrogen nutrition on soil.

· Aged Short, fast growing, have the ability megakumulasi nutrient.

Plants that serve as green manure, other than kacang-kacangan/polong-polongan plants, herbaceous species (elephant grass), and Azolla is also good as a fertilizer material green. A suitable green manure crops were planted on the embankment of land plants rice and the empty land, while the Azolla is a species of plant water ferns that live in the waters. Like Leguminosae plants, Azolla can tie up the air because of its association with N2 cyanobacteria (Anabaena azollae) Who live in the leaf cavity of Azolla. According to Khan (1983), Azolla binding ability of N2 from the air ranged 400 to 500 kg N / ha / year. Azolla Very fast growing and can produce as much biomass of 10-15 tons / ha with C / N ratio of 12 to 18, so that within one week of Azolla has completely decomposed.

Source: Maporina.com Indonesian Society of Organic Agriculture 2September2009

Keywords: Maporina, Indonesia, Organic, Society, agriculture, Pupuk Organik, fertilizer, green manure, hijau, keuntungan, Fungsi,
Bali Rungu Organic Farm - Bali
Advertise here - contact Indonesia Organic
Harga iklan listing dan banner efektif untuk website www.indonesiaorganic.com sebagai berikut